Umumnya Gastroenteritis atau muntaber akan muncul saat adanya virus, infeksi bakteri ataupun  parasit pada bagian saluran pencernaan yang mengakibatkan seseorang menjadi sering muntah dan juga diare. Untuk gejalanya yakni mual, demam yang disertai dengan sakit perut serta muntah. Biasanya komplikasi sering terjadi terhadap lansia dan anak – anak. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak menyepelekan gejala tersebut. Segeralah memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami gejala muntaber.

Berikut beberapa jenis obat yang direkomendasikan untuk meredakan gejala muntaber, antara lain

• Oralit

Sebenarnya, untuk dehidrasi yang merupakan komplikasi muntaber dapat dihindari. Salah satu caranya yakni mengganti kembali cairan tubuh yang hilang. Akan tetapi, hal tersebut mungkin tidak cukup jika hanya meminum air putih saja. Ini karena air putih tidak memiliki cairan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Oralit bisa menjadi pilihan yang tepat ketika mengalami gejala muntaber. Oralit merupakan cairan yang dibuat melalui campuran gula, garam dan juga air. Untuk jenis obat ini bisa didapatkan di toko obat ataupun apotek. Namun, anda juga bisa membuat oralit sendiri dirumah dengan langkah berikut,
>  Sediakan air putih sebanyak 1 Liter
> Lalu, tambahkan setidaknya ¼ sendok teh garam meja
> Terakhir, campurkan sebanyak 1 sendok makan gula dan diaduk hingga rata.

• Antibiotik

Escherichia coli merupakan salah satu bakteri penyebab muntaber. Saat penyebabnya diakibatkan oleh bakteri, maka dokter akan memberikan resep berupa antibiotik. Akan tetapi, ketika penyebabnya karena virus, antibiotik tersebut tidak diperlukan.

Untuk antibiotik tersebut bekerja dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri agar nantinya infeksi tidak menyebar ke seluruh bagian tubuh. Adapun beberapa jenis obat antibiotik yang bisa membantu dalam mengobati muntaber, diantaranya

> Ceftriaxone, antibiotik ini tersedia dengan bentuk bubuk yang dapat dicampurkan dengan air saat diminum. Efek sampingnya yakni napas pendek serta tubuh lemas.
> Doxycycline, obat ini diminum sebanyak satu atau dua kali dalam sehari yang harus dibarengi dengan satu gelas air putih. Efek sampingnya yakni mual, mulut kering serta muntah.
> Ampicillin, tersedia dengan bentuk tablet serta larutan cair yang digunakan dengan cara disuntik. Efek sampingnya yakni ruam pada bagian kulit, muntah serta mual.